Bintoro SuryoBintoro SuryoBintoro Suryo
  • Catatan
    • Cerita
    • Humaniora
    • Lingkungan
    • History
  • Pandang Dengar
    • Potret
    • Inspirasi
  • Persona
    • Otak Lelaki
    • Puan
    • Keluarga
    • Kanal Teman
  • Sisi
    • Varia
    • Fiksi
    • Impresi
    • NulisRingkas
Bintoro SuryoBintoro Suryo
  • Catatan
  • Pandang Dengar
  • Persona
  • Sisi
Cari
  • Catatan
    • Cerita
    • Humaniora
    • Lingkungan
    • History
  • Pandang Dengar
    • Potret
    • Inspirasi
  • Persona
    • Otak Lelaki
    • Puan
    • Keluarga
    • Kanal Teman
  • Sisi
    • Varia
    • Fiksi
    • Impresi
    • NulisRingkas
Ikuti Kami
Copyright 2004 - 2025, bintorosuryo.com. Desain oleh Beplus Indonesia
Keluarga

Bolen Yodha

Oleh Bintoro Suryo
Diterbitkan pada: 16 Agustus 2016
607 x dilihat
Sebarkan

PULANG kerja, saya disuguhi ini. Bolen pisang keju coklat! 

Ini kue favorit keluarga. Biasanya, istri saya membelinya di dua gerai makanan yang berlabel nama Belanda di Batam. Keduanya sama-sama enak.

Bahan-bahan untuk membuat, sebenarnya asli Indonesia. Saya kurang tahu, kenapa di Batam makanan ini justru lebih familiar dan terkenal dengan brand asal Belanda.

Sementara di kota Bandung, kue Bolen seperti ini dilabeli nama wanita asli Indonesia dan sukses jadi salah satu ikon oleh-oleh makanan khas kota Kembang.

Kami sekeluarga nggak pernah bosan makan bolen. Tekstur kulitnya yang lembut dan suguhan isi dalamnya yang perpaduan pisang, coklat dan keju, membuat kami selalu suka.

Karena sering jadi suguhan di rumah, rupanya istri saya coba membuatnya. Ukurannya dibuat lebih kecil agar sesuai dan mudah dikonsumsi anak-anak kami.
Rasanya? Ternyata nggak kalah dengan bolen dari gerai langganan keluarga kami. Dari beberapa sisi seperti campuran adonan dan bahan, rasanya malah lebih unggul, hehe.

Sepertinya, saya mulai berpikir minta dibuatkan saja oleh istri daripada membeli. Ini akan jadi suguhan keluarga dan juga teman minum kopi saya.

Oh ya, namanya saya sebut ‘Bolen Yodha’ saja. (*)

Postingan ini pertama kali diunggah pada 16 Agustus 2016 di blog lama saya : noesaja.wordpress.com
KAITAN:bolenkulinerrumah
Sebarkan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Email Copy Link
Artikel Sebelumnya VIDEO : PULANG (Versi 8 mm)
Artikel Selanjutnya Harga Rokok Jadi Rp 50 Ribu? Gimana Caranya?
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikut Berkontribusi sebagai Volunteer

Kami adalah bagian dari komunitas yang mengembangkan literasi digital, media monitoring dan penyelamatan lingkungan hidup.
Ikut Bergabung

UPDATE

“Kepulauan Batam di Awal Abad 20”
History
4 Januari 2026
66 x dilihat
“Teluk Boolang di pulau Batam”
Impresi
26 Desember 2025
161 x dilihat
“Menavigasi Laut Nongsa ; Jejak Raja Issa di 1835”
History
16 Desember 2025
225 x dilihat
Konflik Persaingan Inggris – Belanda, Ancaman Perompakan
History
11 Desember 2025
262 x dilihat
“Raja Issa Bersaudara Dalam Catatan Raffles & Begbie”
History
7 Desember 2025
214 x dilihat

POPULER

Humaniora

Selat Panjang ; “Tanah Jantan”

Oleh Bintoro Suryo
2.6k x dilihat

Kapan Pemerintahan Kota Batam Berdiri?

Oleh Bintoro Suryo
2.2k x dilihat

Menelusur Nongsa Masa Lalu

Oleh Bintoro Suryo
2.2k x dilihat

Apa Yang Bisa Kita Pelajari Dari Pohon?

Oleh Andri Susi
2.1k x dilihat

Ikuti Kami:

Akses Cepat

  • YLGI
  • GoWest.ID
  • Sultan Yohana
  • Beplus Indonesia

Fitur

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi

Catatan Kuki

Situs kami menggunakan third parties cookies untuk meningkatkan performa konten dan artikel yang diterbitkan

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?