“Di Ujung Perjalanan; Kepulauan Tambelan”
"Perjalanan ke sana memakan waktu enam belas jam dari Serasan. Selama perjalanan,…
“Tanpa Jalan Setapak di Poelau Laoet dan Kampoeng Midai”
"Dari arah mana pun kita mendekati pulau ini, bentuknya selalu seperti potongan…
“Gunung Ranai yang Menjulang, Kekah yang Malang”
"SETIAP kali kami memandang Ranai, keinginan untuk mendaki gunung besar itu semakin…
“Menyusur Kampung-kampung di Boengoeran”
"Ketika melewati punggung bukit terakhir, kami melihat deretan pohon palem roembia di…
Boengoeran, Belle Isle di Kepulauan Tujuh
"Alur pelayaran segera menyempit, ada terumbu karang yang semakin banyak dan dalam…
Catatan J.G. Schot Tentang Kepulauan Batam (XI – XII Selesai)
"Jika kita melihat bahwa Sultan dan Raja Muda, dalam kapasitasnya sebagai kepala…
Catatan J.G. Schot Tentang Kepulauan Batam (Bagian X)
Pemukiman mereka disebut "panglong". Sementara mandor yang mengawasi mereka disebut "tauké panglong".……
Catatan J.G. Schot Tentang Kepulauan Batam (Bagian IX)
"Pemilik perkebunan yang membuka lahan dan menanam disebut "Tauke Bangsal". Sedangkan pemberi…
Catatan J.G. Schot Tentang Kepulauan Batam (Bagian V – VII)
"Pantai utara Batam banyak dihuni oleh orang-orang dari Suku Bintan, yang disebut…
Catatan J.G. Schot Tentang Kepulauan Batam (Bagian I – IV)
"Bagaimana kondisi kepulauan ini, terutama pulau utamanya, Batam, ketika itu? Apakah sudah…

