Bintoro SuryoBintoro SuryoBintoro Suryo
  • Catatan
    • Cerita
    • Humaniora
    • Lingkungan
    • History
  • Pandang Dengar
    • Potret
    • Inspirasi
  • Persona
    • Otak Lelaki
    • Puan
    • Keluarga
    • Kanal Teman
  • Sisi
    • Varia
    • Fiksi
    • Impresi
    • NulisRingkas
Bintoro SuryoBintoro Suryo
  • Catatan
  • Pandang Dengar
  • Persona
  • Sisi
Cari
  • Catatan
    • Cerita
    • Humaniora
    • Lingkungan
    • History
  • Pandang Dengar
    • Potret
    • Inspirasi
  • Persona
    • Otak Lelaki
    • Puan
    • Keluarga
    • Kanal Teman
  • Sisi
    • Varia
    • Fiksi
    • Impresi
    • NulisRingkas
Ikuti Kami
Copyright 2004 - 2025, bintorosuryo.com. Desain oleh Beplus Indonesia
Potret

Merintis Jalur Baru di Tebing Lembah Kera, Malang

Oleh Bintoro Suryo
Diterbitkan pada: 20 Mei 2008
601 x dilihat
Sebarkan

GAMBAR ini diambil tahun 1996. Saya, Tumpal Mangapul dan Gundul merintis pembuatan jalur baru di tebing Lembah Kera di kabupaten Malang. Teknik yang dipakai adalah Artificial Climbing.

Sebuah teknik pemanjatan yang menggunakan peralatan sebagai alat bantu untuk merintis jalur.

Dari ground to pitch 1, temen saya Tumpal sebagai leader perintis jalur. saya sebagai belaying dan pembersih jalur. Nah si Gundul kebagian tugas sebagai “wisatawan lepas” (hi hi hi…) Soalnya emang gak ada tugas spesifik untuk dia.

Awalnya memang saya dengan Tumpal saja yang merencanakan membuat jalur ini. Trus Gundul ikut-ikutan.

Padahal ketrampilan manjatnya pas-pasan sekali. Ya udah, kita jadiin dia man suply saja untuk bawa barang-barang keperluan pemanjatan.

Dari Pitch 2 ke Top, saya ambil alih jadi leader perintis jalur. Jalurnya lumayan rawan. Selain posisinya yang 90 derajat, sekitar 4 hingga 5 meter sebelum Top merupakan sarangnya burung hantu, hiii…………

Nah, Itu yang kelihatan di gambar si Gundul. kita tinggal sendirian di pitch 1. Saya dan Tumpal udah duluan ke Pitch 2.

(*)

Postingan ini pertama kali diunggah pada 20 Mei 2008 di blog lama saya : noesaja.wordpress.com
KAITAN:lembah keramalang rock climbingpotrettebing
Sebarkan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Email Copy Link
Artikel Sebelumnya Merintis Jalur Baru Tebing Tritis, Tulungagung
Artikel Selanjutnya Berdoa Bersama (Sebelum Pemanjatan Tebing Tritis)
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikut Berkontribusi sebagai Volunteer

Kami adalah bagian dari komunitas yang mengembangkan literasi digital, media monitoring dan penyelamatan lingkungan hidup.
Ikut Bergabung

UPDATE

Syair ‘Sakit’ Raja Ali Haji, 1852
History
19 Januari 2026
77 x dilihat
“Kepulauan Batam di Awal Abad 20”
History
4 Januari 2026
103 x dilihat
“Teluk Boolang di pulau Batam”
Impresi
26 Desember 2025
203 x dilihat
“Menavigasi Laut Nongsa ; Jejak Raja Issa di 1835”
History
16 Desember 2025
267 x dilihat
Konflik Persaingan Inggris – Belanda, Ancaman Perompakan
History
11 Desember 2025
309 x dilihat

POPULER

Humaniora

Selat Panjang ; “Tanah Jantan”

Oleh Bintoro Suryo
2.7k x dilihat

Menelusur Nongsa Masa Lalu

Oleh Bintoro Suryo
2.2k x dilihat

Kapan Pemerintahan Kota Batam Berdiri?

Oleh Bintoro Suryo
2.2k x dilihat

Apa Yang Bisa Kita Pelajari Dari Pohon?

Oleh Andri Susi
2.1k x dilihat

Ikuti Kami:

Akses Cepat

  • YLGI
  • GoWest.ID
  • Sultan Yohana
  • Beplus Indonesia

Fitur

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi

Catatan Kuki

Situs kami menggunakan third parties cookies untuk meningkatkan performa konten dan artikel yang diterbitkan

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?