Bintoro SuryoBintoro SuryoBintoro Suryo
  • Catatan
    • Cerita
    • Humaniora
    • Lingkungan
    • History
  • Pandang Dengar
    • Potret
    • Inspirasi
  • Persona
    • Otak Lelaki
    • Puan
    • Keluarga
    • Kanal Teman
  • Sisi
    • Varia
    • Fiksi
    • Impresi
    • NulisRingkas
Bintoro SuryoBintoro Suryo
  • Catatan
  • Pandang Dengar
  • Persona
  • Sisi
Cari
  • Catatan
    • Cerita
    • Humaniora
    • Lingkungan
    • History
  • Pandang Dengar
    • Potret
    • Inspirasi
  • Persona
    • Otak Lelaki
    • Puan
    • Keluarga
    • Kanal Teman
  • Sisi
    • Varia
    • Fiksi
    • Impresi
    • NulisRingkas
Ikuti Kami
Copyright 2004 - 2025, bintorosuryo.com. Desain oleh Beplus Indonesia
Varia

Aktivitas LSM Habitat Bangun Rumah Kembang

Oleh Andri Susi
Diterbitkan pada: 28 Mei 2008
507 x dilihat
Sebarkan

SEJAK zaman reformasi LSM (lembaga swadaya masyarakat) tumbuh bak jamur di musim hujan. Pertumbuhannya mencapai di segala bidang. Tak jarang banyak yang didirikan hanya untuk kepentingan pribadi /kelompok semata sehingga hanya menjadi parasit saja.

Aktivitas sebuah LSM luar negeri berikut ini bisa dijadikan sebagai tolak ukur atau pembanding bagaimana sesungguhnya  sebuah LSM. Habitat for humanity Indonesia nama LSM-nya. Memiliki misi building homes, building live. Sejak bulan Juli – November 2006 telah membangun 150 rumah kembang (rumah tipe 21 tanpa plester dan lantai) untuk keluarga kurang mampu di wilayah Batam seperti Batuaji Baru, Batuaji Lama, Kampung Becek, Bengkong, Sei Tering dan lainnya.

Habitat yang didanai banyak perusahaan ini tak hanya membantu dari segi dana saja.  Namun juga sumbangsih tenaga seperti yang dilakukan mereka pada hari Kamis -Sabtu (16-18) November lalu. Tujuh belas orang tenaga sukarela dari perusahaan ternama Microssof, rela turun bersama-sama untuk membangun rumah kembang.

Saya yang sempat ikut dalam rombongan ini melihat langsung bagaimana cara mereka bekerja. Terik dan panas matahari tidak menjadi halangan bagi mereka yang sehari-harinya terbiasa berkutat dalam ruang dingin AC dan Iptek untuk membangun rumah kembang sehat.

Menurut General Manager Microsoft Online Service Group, Grant Watss, kehadiran mereka disana merupakan bagian dari program kemanusiaan perusahaan. Mereka datang ke Indonesia dalam status cuti.

Ada yang berasal dari Australia, Inggris, Amerika, German , Singapura dan Malaysia. Dalam tahap awal yang dilakukan Kamis-Sabtu kemarin, mereka membangun 3 unit rumah kembang sehat sederhana. Walau jelas tidak terbiasa dengan pekerjaan seperti itu, mereka mengaku senang dan gembira menjalaninya. Kerja sosial yang dilakukan saat cuti ini tidak dianggap mereka sebagai beban tambahan pekerjaan, tapi suatu bentuk sumbangsih untuk berbagi terhadap sesama.

Di lokasi Sei Pelenggut-Dapur 12 kondisi disini cukup memprihatinkan. Para relawan harus kerja ekstra sebelum melakukan tahapan pembangunan.

Soalnya rumah yang dibangun mereka berlokasi di daerah rawan banjir, Jadi sebelum melakukan tahapan pembangunan mereka harus mengeruk tanah untuk meninggikan bagian pondasi rumah. Tak jarang kondisi tanah yang becek membuat sol sepatu para relawan itu jadi tambah tebal. Tapi karena dilakukan bersama-sama tidak ada yang kelihatan sulit.

Dana Habitat berasal dari berbagai perusahaan di dunia. Seperti Microsoft, Unocal. BMW, Chatay Pasific dan lainnya. Rumah kembang  yang dibangun Habitat ini diharapkan bisa menghantarkan keluarga tak mampu untuk memiliki rumah layak huni. Termasuk anak-anak agar bisa tinggal di rumah yang nyaman.  ”Pembangunan rumah 21 non plester ini merupakan program kami yaitu save and build(menabung dan membangun),” kata Friska Laurika, Affiliate Program Manager Habitat.

Save and build karena sebagian dana untuk membangun rumah berasal dari tabungan kelompok keluarga tak mampu. ”Untuk  bangun 1 rumah diperlukan dana Rp 9 juta,  Rp 6 juta dari Habitat dan Rp 3 juta dari tabungan kelompok,” kaa Friska.

Jumlah aggota kelompoknya bisa sebanyak 6-15 orang. Semakin banyak anggota kelompoknya maka makin kecil  iuran perbulannya. ”Bila anggota hanya 10 orang maka pe rbulannya hanya Rp 300 ribu (Rp 3 juta dibagi 10). Tapi kalau anggotanya 15 orang maka iuran perbulannya hanya Rp 200 ribu,” katanya. Keluarga kurang mampu yang ingin dibangunkan rumah Habitat harus mendaftar dan memenuhi syarat yaitu telah menikah dan punya kapling serta membentuk kelompok.

Program yang dijalankan LSM Habitat mendapat sambutan positif warga. Seperti warga bernama Aan yang tinggal di Sei Pelenggut Bukit Seroja Dapur 12. Rumah yang dulu ditinggali Aan hanya seluas tipe 21. kondisinya sangat memprihatinkan karena hanya berdinding triplek bekas. setiap musim hujan ia juga harus rela kebanjiran. Tapi sekarang rumahnya sudah jauh lebih baik. Dindingnya sudah dibangun dari batako. Bila ingin lebih bagus ia tinggal memikirkan sedikit tambahan karena rumahnya dibangun dengan konsep rumah  kembang.

(*)

Postingan ini pertama kali diunggah pada 28 Mei 2008 di blog lama saya : noesaja.wordpress.com
KAITAN:BATAMHABITAT FOR HUMANITYRUMAH KEMBANGSEI PELUNGUT
Sebarkan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Email Copy Link
Artikel Sebelumnya Senam V : Bikin Suami Tambah Cinta
Artikel Selanjutnya Egosentris (1)
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikut Berkontribusi sebagai Volunteer

Kami adalah bagian dari komunitas yang mengembangkan literasi digital, media monitoring dan penyelamatan lingkungan hidup.
Ikut Bergabung

UPDATE

Syair ‘Sakit’ Raja Ali Haji, 1852
History
19 Januari 2026
72 x dilihat
“Kepulauan Batam di Awal Abad 20”
History
4 Januari 2026
97 x dilihat
“Teluk Boolang di pulau Batam”
Impresi
26 Desember 2025
198 x dilihat
“Menavigasi Laut Nongsa ; Jejak Raja Issa di 1835”
History
16 Desember 2025
257 x dilihat
Konflik Persaingan Inggris – Belanda, Ancaman Perompakan
History
11 Desember 2025
304 x dilihat

POPULER

Humaniora

Selat Panjang ; “Tanah Jantan”

Oleh Bintoro Suryo
2.7k x dilihat

Menelusur Nongsa Masa Lalu

Oleh Bintoro Suryo
2.2k x dilihat

Kapan Pemerintahan Kota Batam Berdiri?

Oleh Bintoro Suryo
2.2k x dilihat

Apa Yang Bisa Kita Pelajari Dari Pohon?

Oleh Andri Susi
2.1k x dilihat

Ikuti Kami:

Akses Cepat

  • YLGI
  • GoWest.ID
  • Sultan Yohana
  • Beplus Indonesia

Fitur

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi

Catatan Kuki

Situs kami menggunakan third parties cookies untuk meningkatkan performa konten dan artikel yang diterbitkan

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?