Bintoro SuryoBintoro SuryoBintoro Suryo
  • Catatan
    • Cerita
    • Humaniora
    • Lingkungan
    • History
  • Pandang Dengar
    • Potret
    • Inspirasi
  • Persona
    • Otak Lelaki
    • Puan
    • Keluarga
    • Kanal Teman
  • Sisi
    • Varia
    • Fiksi
    • Impresi
    • NulisRingkas
Bintoro SuryoBintoro Suryo
  • Catatan
  • Pandang Dengar
  • Persona
  • Sisi
Cari
  • Catatan
    • Cerita
    • Humaniora
    • Lingkungan
    • History
  • Pandang Dengar
    • Potret
    • Inspirasi
  • Persona
    • Otak Lelaki
    • Puan
    • Keluarga
    • Kanal Teman
  • Sisi
    • Varia
    • Fiksi
    • Impresi
    • NulisRingkas
Ikuti Kami
Copyright 2004 - 2025, bintorosuryo.com. Desain oleh Beplus Indonesia
Impresi

Bangkrut Atau Berubah?

Oleh Bintoro Suryo
Diterbitkan pada: 10 Agustus 2019
622 x dilihat
Sebarkan

SEHARIAN kemarin, lini masa jejaring saya ramai dengan bahasan soal Net TV.

Di twitter, tagar #NetTV juga sempat trending. Banyak yang menyesalkan rencana stasiun tv modern itu yang akan memangkas jumlah krunya.

Ada yg menduga ratingnya anjlok akibat limitasi dari KPI soal konten. Entah sisi konten yg mana.

https://twitter.com/RezaAndana/status/1159966744691105792?s=19

Ada juga yg menilai sebagai realitas dari selera mayoritas pemirsa di negeri ini yg tidak pro konten-konten yg diproduksi stasiun tv itu serta anggapan bobroknya selera tontonan masyarakat Indonesia.

Bungkusnya #NetTV adalah bukti bobroknya tontonan masyarakat Indonesia, bagaimana konten dengan materi berkualitas bisa bungkus , sedangkan konten2 tv2 sebelah yang jauh dari kata bermanfaat untuk di konsumsi masih bertahan, harusnya @KPI_Pusat punya perhatian dan riset isu ini..

— Puthut Bayu Seno (@elbellator) August 9, 2019

Ketika NET TV menyajikan tayangan" bermutu tapi masyarakat sekarang lebih suka acara alay:(#NetTV #wishnutama pic.twitter.com/M713GmOluO

— Windey🐼 (@_khairs) August 9, 2019

Sebenarnya, kenapa dengan Net TV?

_______________________

SEGMENTASI pemirsa Net TV ada di kelompok milenial. Anak muda dan generasi produktif sampai di rentang usia 40-an tahun dari kelompok menengah. Mungkin juga sampai ke atas.

Itu menurut saya, ya (dan gak perlu dibantah )

Kriteria itu banyak terdapat di perkotaan dan menyiratkan sebagai kelompok yang melek teknologi. Melek perkembangan.

Mereka adalah kelompok yang sibuk dengan aktifitas modern. Juga lekat dengan perangkat dan gadget yang selalu dibawa kemana-mana dan diakses dimana-mana.

Mereka itu kalangan mobile.

Apakah mereka mengakses konten Net TV? Ya.

Tapi, mungkin lebih banyak dari gadget mereka. Bukan dari layar persegi empat yang terpasang fix itu.

Yang kontennya perlu disiarkan dengan biaya yang tidak kecil dengan jumlah SDM yang banyak. Lewat biaya siaran terestial atau satelit dengan parabola yang terhitung mahal.

Mereka mengaksesnya secara digital dari beberapa platform populer masa kini. Secara streaming atau VoD. Seperti di jejaring sosial atau siaran streaming itu.

Mereka adalah generasi cerdas masa sekarang yang memilih sendiri konten yang akan disaksikan. Bukan pemirsa yang rela menyaksikan konten demi konten sesuai list jadwal acara siaran tv harian dan duduk berjam-jam menghadap kotak segi empat secara pasif.

Generasi itu makin berlipat jumlahnya di masa – masa depan.

Mereka ini adalah kelompok pemirsa yg mengakses secara mobile dan senang dengan interaksi.

Konten yg disenangi adalah yg ringkas, instan, to the point.

Anggapan ini mungkin cocok dengan penjelasan Chief Operating Officer (COO) Netmediatama yg dirilis portal detikcom kemarin.

https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-4659694/bukan-phk-massal-net-tv-tawarkan-karyawan-mengundurkan-diri?tag_from=wpm_headline&_ga=2.33771361.1565253693.1565353816-928920545.1565353816

Jadi, saya pikir memang bukan bangkrut. Tapi strategi bisnis menghadapi perkembangan ke depan.

Udah, segitu aja analisanya. Mungkin benar. Tapi bisa juga salah. 

(*)

Foto Deskripsi : © Pawel Kuczynski – Curious observer 
Postingan ini pertama kali diunggah pada 10 Agustus 2019 di blog lama saya : noesaja.wordpress.com
KAITAN:bangkrutberubahdisrupsinet tv
Sebarkan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Email Copy Link
Artikel Sebelumnya Tiang Bendera Kami
Artikel Selanjutnya ‘Berangkat Haji’
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikut Berkontribusi sebagai Volunteer

Kami adalah bagian dari komunitas yang mengembangkan literasi digital, media monitoring dan penyelamatan lingkungan hidup.
Ikut Bergabung

UPDATE

Syair ‘Sakit’ Raja Ali Haji, 1852
History
19 Januari 2026
77 x dilihat
“Kepulauan Batam di Awal Abad 20”
History
4 Januari 2026
101 x dilihat
“Teluk Boolang di pulau Batam”
Impresi
26 Desember 2025
203 x dilihat
“Menavigasi Laut Nongsa ; Jejak Raja Issa di 1835”
History
16 Desember 2025
267 x dilihat
Konflik Persaingan Inggris – Belanda, Ancaman Perompakan
History
11 Desember 2025
308 x dilihat

POPULER

Humaniora

Selat Panjang ; “Tanah Jantan”

Oleh Bintoro Suryo
2.7k x dilihat

Menelusur Nongsa Masa Lalu

Oleh Bintoro Suryo
2.2k x dilihat

Kapan Pemerintahan Kota Batam Berdiri?

Oleh Bintoro Suryo
2.2k x dilihat

Apa Yang Bisa Kita Pelajari Dari Pohon?

Oleh Andri Susi
2.1k x dilihat

Ikuti Kami:

Akses Cepat

  • YLGI
  • GoWest.ID
  • Sultan Yohana
  • Beplus Indonesia

Fitur

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi

Catatan Kuki

Situs kami menggunakan third parties cookies untuk meningkatkan performa konten dan artikel yang diterbitkan

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?