Bintoro SuryoBintoro SuryoBintoro Suryo
  • Catatan
    • Cerita
    • Humaniora
    • Lingkungan
    • History
  • Pandang Dengar
    • Potret
    • Inspirasi
  • Persona
    • Otak Lelaki
    • Puan
    • Keluarga
    • Kanal Teman
  • Sisi
    • Varia
    • Fiksi
    • Impresi
    • NulisRingkas
Bintoro SuryoBintoro Suryo
  • Catatan
  • Pandang Dengar
  • Persona
  • Sisi
Cari
  • Catatan
    • Cerita
    • Humaniora
    • Lingkungan
    • History
  • Pandang Dengar
    • Potret
    • Inspirasi
  • Persona
    • Otak Lelaki
    • Puan
    • Keluarga
    • Kanal Teman
  • Sisi
    • Varia
    • Fiksi
    • Impresi
    • NulisRingkas
Ikuti Kami
Copyright 2004 - 2025, bintorosuryo.com. Desain oleh Beplus Indonesia
Otak Lelaki

Tiang Bendera Kami

Oleh Bintoro Suryo
Diterbitkan pada: 5 Agustus 2019
596 x dilihat
Sebarkan

SEKARANG, kami mungkin jadi kelompok kecil di Indonesia yg masih mempertahankan hal seperti ini : ‘Memberi tempat tersendiri secara permanen untuk sebuah tiang bendera di halaman depan rumah.”

Pada kenyataannya, mungkin tidak begitu efektif. Keberadaan tiang tersebut hanya dipakai kurang dari sepuluh hitungan jari dalam setahun, kan? Tapi, keluarga kami mempertimbangkannya dari sisi lain.

Tiang bendera di halaman depan rumah kami ini sudah berdiri sejak hampir 20 tahun lalu. Sejak kami memutuskan untuk merenovasi dan tinggal di rumah sendiri. Penempatan tiang bendera di halaman depan rumah menjadi salah satu prioritasnya.

“Harus ada tiang bendera permanen di halaman depan”, begitu kata bapak saat saya mulai mendesain denah renovasinya awal tahun 2000 lalu. Ini mengikuti kebiasaan kami yang tinggal berpuluh tahun sebelumnya secara berpindah di rumah-rumah dinas.

Mengikuti penugasan orangtua yang PNS (sekarang mungkin familiar disebut ASN, ya).

Tiang bendera permanen selalu terpasang di rumah – rumah dinas yg kami tempati. Kami selalu memasangkan bendera merah putih di tiap-tiap peringatan hari besar kebangsaan. Dengan sepenuh hati. Dengan rasa kecintaan yang besar sebagai keluarga pelayan negeri.

Bendera yg terpasang itu, adalah bendera kedua yang dimiliki keluarga kami. Umurnya sudah hampir 30 tahun. Dibeli untuk menggantikan bendera merah putih sebelumnya yang sudah dipakai keluarga kami sejak dekade 70-an silam.

Perlu diganti saat itu karena warna merah pada bendera pertama sudah sangat pudar. Di beberapa bagian. Jahitannya juga sudah banyak yang lepas karena lapuk dan termakan usia.

Jadi, keluarga kami cuma punya dua bendera merah putih selama kurun hampir 50 tahun ini.

——————–

AWAL Agustus ini, bapak saya sudah mulai memasang bendera merah putih kami yg berusia hampir 30 tahun itu kembali di tiangnya. Warnanya memang mulai pudar. Tapi masih layak disebut sebagai bendera merah putih. Jahitannya juga masih terlihat kuat dan belum lapuk.

Jika tidak terpakai, bendera itu lazim disimpannya secara rapi di lemari pakaian. Praktis, kami tidak pernah membeli bendera merah putih baru saban peringatan hari kemerdekaan yg akan tiba tak lama lagi seperti sekarang ini. Zaman memang berubah. Termasuk pemerintahannya.

Tapi kecintaan kami dan keluarga pada negeri ini masih tetap sama. Karena negeri ini masih bernama Republik Indonesia.

“Dirgahayu Republik Indonesia, Selamat menyambut hari kemerdekaan yang ke-74.” (*)

KAITAN:BATAMCeritamerah putihOTAK LELAKItiang benderavideo
Sebarkan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Email Copy Link
Artikel Sebelumnya Tiang Bendera Kami
Artikel Selanjutnya Bangkrut Atau Berubah?
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikut Berkontribusi sebagai Volunteer

Kami adalah bagian dari komunitas yang mengembangkan literasi digital, media monitoring dan penyelamatan lingkungan hidup.
Ikut Bergabung

UPDATE

Syair ‘Sakit’ Raja Ali Haji, 1852
History
19 Januari 2026
77 x dilihat
“Kepulauan Batam di Awal Abad 20”
History
4 Januari 2026
101 x dilihat
“Teluk Boolang di pulau Batam”
Impresi
26 Desember 2025
203 x dilihat
“Menavigasi Laut Nongsa ; Jejak Raja Issa di 1835”
History
16 Desember 2025
267 x dilihat
Konflik Persaingan Inggris – Belanda, Ancaman Perompakan
History
11 Desember 2025
308 x dilihat

POPULER

Humaniora

Selat Panjang ; “Tanah Jantan”

Oleh Bintoro Suryo
2.7k x dilihat

Menelusur Nongsa Masa Lalu

Oleh Bintoro Suryo
2.2k x dilihat

Kapan Pemerintahan Kota Batam Berdiri?

Oleh Bintoro Suryo
2.2k x dilihat

Apa Yang Bisa Kita Pelajari Dari Pohon?

Oleh Andri Susi
2.1k x dilihat

Ikuti Kami:

Akses Cepat

  • YLGI
  • GoWest.ID
  • Sultan Yohana
  • Beplus Indonesia

Fitur

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi

Catatan Kuki

Situs kami menggunakan third parties cookies untuk meningkatkan performa konten dan artikel yang diterbitkan

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?